
Lame tak meng-update blog sejak sblum last entry semalam...byk benda sbnrnya nk dikongsikan, diutarakan, dan sebagainya. tp selalu masa tak mengizinkan dan menuntut aku menunaikan perkara lain yg lbih awwla lg...bku nota O&G ku msih byk kosong. bku rujukan byk blum habis dibaca...dan exam utk O&G posting tinggal lg 2 minggu. nantila kalau berkesempatan akan berkongsi lbih byk cerita...tupun kalu masih ingat ^_^ (bukan janji)... aku masih penulis amatur yg masih belajar utk menulis, dan belajar drpd tulisan...jd menulisnya lambat...he. tp semangat masih kuat, i-allah.. (6_^)
~Go back to study~
Pepatah itu merupakan hikmah psiko-sejarah yang menjelaskan sebahagian dari latar belakang kebesaran seorang pahlawan. Bahwa karya-karya besar seorang pahlawan lahir ketika seluruh energi didalam dirinya bersinergi dengan momentum diluar dirinya; tumpah ruah bagai banjir besar yang tidak terbendung. Dan tiba-tiba sebuah sosok telah hadir dalam ruang sejarah dengan tenang dan konsisten.

Apa yang telah dijelaskan oleh hikmah psiko-sejarah itu adalah sumber energi bagi para pahlawan; wanita adalah salah satunya. Wanita bagi banyak pahlawan adalah penopang spiritual, sandaran emosional; dari sana mereka mendapat ketenangan dan keghairahan, kenyamanan dan keberanian, keamanan dan kekuatan. Lelaki2 menumpahkan energi di luar rumah, dan mengumpulkannya lagi didalam rumahnya.
Kekuatan besar yang dimiliki para wanita yang mendampingi para pahlawan adalah kelembutan, kesetiaan, cinta dan kasih sayang. Kekuatan itu sering dilukiskan seperti dermaga tempat menambatkan kapal, atau pohon rendang tempat sang musafir berteduh. Tapi, kekuatan emosi itu sesungguhnya merupakan padang jiwa yang luas dan nyaman, wanita bisa menjadi tempat bg sang pahlawan menumpahkan sisi kepolosan dan kekanakan mereka, tempat mereka bermain dengan bersahaja dan riang, saat mereka melepaskan kelemahan-kelemahan mereka dengan aman, saat mereka merasa bukan siapa-siapa, saat mereka menjadi anak kecil. Kerana di tempat dan saat seperti itulah para pahlawan ini menyedut energi jiwa mereka.
Itu sebabnya Umar bin Khattab mengatakan, “Jadilah engkau anak kecil di depan isterimu, tapi berubahlah menjadi lelaki perkasa ketika keadaan memanggilmu’. Kekanakan dan keperkasaan, kepolosan dan kematangan, saat lemah dan saat berani, saat bermain dan saat berkarya, adalah ambivalensi-ambivalensi kejiwaan yang justeru berguna menciptakan keseimbangan emosional dalam diri para pahlawan.
“Saya selamanya ingin menjadi anak kecil yang polos.” kata Sayyid Quthub. Para pahlawan selalu mengenang saat-saat indah ketika ia berada dalam pangkuan ibunya, dan selamanya ingin begitu ketika terbaring dalam pangkuan isterinya.
Siapakah yang pertama kali ditemui Rasulullah SAW setelah menerima wahyu pertama dan merasakan ketakutan luar biasa? Khadijah! Maka ketika Rasulullah ditawari untuk menikah setelah Khadijah wafat, beliau mengatakan; “Dan siapakah wanita yang sanggup menggantikan Khadijah?”
Itulah keajaiban dari kesederhanaan. Kesederhanaan yang sebenarnya adalah keagungan; kelembutan, kesetiaan, cinta dan kasih sayang. Itulah keajaiban wanita.

Dan hati kecil ini berbicara: Ya Allah, izinkan ku menjadi wanita bagi 'pahlawan'...wanita solehah buat seorang suami... ~
Tahniah, atas keputusan yang cemerlang. I'm proud of you. Ingatlah kejayaan kita jua kejayaan Islam!
Tahniah, kerana mampu membuktikan walaupun bukan 5A UPSR dulu, tp itu bukanlah ukuran utk tidak menggapai kejayaan seterusnya.
Tahniah, kerana telah membuat yang terbaik, dan hasilnya... Allah berikan juga yang terbaik.
Cita-cita dan matlamat yg selalu kita ulang2 jgn biarkan ia menjadi sekadar ungkapan kosong tanpa makna, tp perlu diseimbangkan dgn usaha dan gerak kerja yg hebat.
Mengutip pesanan syeikh-syeikh dari Palestin, supaya sentiasa menjaga keikhlasan dalam beramal dan setiap gerak kerja. "Melakukan sesuatu perkara tanpa mengharap balasan, bekerja dan berikhtiar tanpa meletakkan janji-janji palsu dan dibuktikan dalam amalan dan tindakan diri adalah juga mencakupi konsep ikhlas."
Keikhlasan bekerja dan fokus dalam tindakan mampu memberi kemenangan dan kejayaan dalam sesuatu yang dilakukan. Apabila adanya ikhlas, akan datangnya pengharapan kepada yang Maha Esa. Maka, biarpun kadangkala kita terlupa dan terlalai, kita akan kembali diingatkan bahawa segala-galanya adalah daripada Allah SWT dan segala yang kita lakukan di nilai di akhirat, bukannya pada kaca mata masyarakat. (borrow some quote fr 'dr waqipedia' ^_^)
Satu perkara yang saya sentiasa doakan sbg seorang kakak... smg resultnya dpt menjamin tarbiyahnya dan agar dia mampu membantu agama Allah dengan kejayaannya. Alhamdulillah, syukur atas segala kurnia-Nya. Kita kembalikan pujian kita selayaknya pd Dia yg Maha Memberi...
Last but not least, jangan sia-siakan momentum yg dahpun dimulakan sebelum berjuang menghadapi exam. Teruskan walaupun sekarang dah boleh menarik nafas lega bila result dah kluar. Manfaatkan masa lapang sekarang sebaik-baiknya utk peningkatan iman, pengetahuan dan amalan. Kerana sabda Nabi saw: 2 nikmat yg sering manusia lupakan adalah nikmat sihat dan masa lapang. Jgn sampai bila kehilangan 2 nikmat ni, bru nak mula menghargai....Selalu ingatkan diri agar tidak menjd org yg rugi...

I realized that "You da man!"
I saw your wisdom, your courage too,
And I learned I could rely on you.
Nevertheless, you'd not hesitate
To let me know when I'd been bad;
It must have been hard, but that's being a dad.
I feel your love wherever I go.
A gift to me from up above,
So here's a greeting from your biggest fan:
Happy Birthday, Dad, 'cause "You da man!"
To my dear Along,
You've always been here for me,
I know we fuss and fight,
But I love you with all my might.
You are my big brother,
And there is no other.
No one can take your place,
I remember when I was small,
And I would always fall.
You were always there for me,
And I know you always will be.
You told me not to cry,
That it would be ok.
Even if I thought you lied,
It was like my big brother saved the day.
You’ve made me laugh, you’ve made me cry,
You've even helped me hide some lies.
I love you is something I don’t tell you enough,
To my loving sister, Yam
How fortunate i am
To have a sister like you
Your love shows through
In all that you do
Though special times like birthdays
seem the nicest ones by far
to tell you very lovingly
how wonderful you are
You surely know
you're loved a lot
each day the whole year through
Luv u, sis!
Thanks 4 always being there 4 me...
Smg kasih sayang yg terbina antara kita akan terus mekar dalam kasih sayang dan rahmat Allah dan membuka jalan kita ke jannah al-firdaus, insya Allah

Sayu jer memijak bumi pagi Januari 2010. Sayu kerana telah berlalu usia kita yg tidak akan kembali lagi. Terlalu banyak dosa dan kemungkaran kita lakukan, sama ada sedar atau tidak... nampak atau tidak nampak. Beramal ibadah pun takde banyak mane pun. Itupun banyak sangat cacat celanya. Agak-agak Allah terima tak ibadah yg mcm tu?...
Mari kita sama2 bermuhasabah diri...membaiki diri ke arah yg lebih baik pd tahun baru ini... Kerana muslim yang baik itu sentiasa lebih baik hari ini daripada semalam.
When I see you,
I feel calm.
When I read you,
I feel peace.
When I heard you,
When I applied you,
I feel good.
You are very important for me,
Without you,
I feel messy.
Because of you,
I am organized.
I was blind to this nasty world.
You are the words from God,
You are the speech from God,
And, somebody ask, "who is the 'you' that I mean it?"
And, I answered, " 'you' is my beloved holy Qur'an"
"Ya Allah, jangan Engkau cabut rasa indah dalam hatiku, bilamana aku membaca, menyebut, menatap dan mendengar 'kalam-Mu'...surat cinta dari Mu"
-Hamba Mu yg kerdil-

Are we becoming like this?
Sesi temu ramah dengan pelajar perubatan tahun 4 USIM:
Wartawan celup: How would you describe ur CH posting in one word ??...
Person 1: Best!
Person 2: Relax!
Person 3: Enjoy je!
Person 4: Ntahler...
Person 5: Lain!
Person 6: Mendebarkan!...(rising up his head with a slow motion)
Wartawan celup: .....
(It's still vivid in my mind...hahah)
Posting ini sangat menyeronokkan bila semua orang saling bekerjasama dan bantu-membantu antara satu sama lain. Yes, it is different! Ia mengajar kami bagaimana untuk hidup berorganisasi dan bagaimana untuk bekerja. Everyone have to understand each other, understand their responsibilities, tidak boleh terlalu berkira dalam kerja, dan ikhlas melakukan kerja lillahi taala...sekiranya sume nilai-nilai ini diadun dan digabung menjadi satu, insya Allah pasti semua kerja akan berjalan lebih lancar. Mari kita sama-sama meningkatkan kualiti yang baik di kalangan kita dan membaiki segala kekurangan yang ada...
Finalization of report and exam is around the corner...
s/u HIV masih penin cmne nak buat post mortem report... Did anyone have an example of this kind of report?










