Pages

Friday, October 09, 2009

Buatmu ummiku tersayang...


Scrapbooking at WiddlyTinks.com

Ummi, you're a wonderful mother,
So gentle, yet so strong.
The many ways you show you care
Always make me feel I belong.

You're patient when I'm foolish;
You give guidance when I ask;
It seems you can do most anything;
You're the master of every task.

You're a dependable source of comfort;
You're my cushion when I fall.
You help in times of trouble;
You support me whenever I call.

I love you more than you know;
You have my total respect.
If I had my choice of mothers,
You'd be the one I'd select!


"Mother" is such a simple word,
But to me there’s meaning seldom heard.

For everything I am today,
My mother’s love showed me the way.

I’ll love my mother all my days,
For enriching my life in so many ways.

She set me straight and then set me free,
And that’s what the word "mother" means to me.

Thanks for being a wonderful mother, Ummi!

Happy birthday...sanah helwah ya jamilah ya ummi... May Allah bless u always... Sorry and thanks for everything.



Sunday, October 04, 2009

Puasa enam hari spt puasa setahun penuh...


Salah satu dari pintu-pintu kebaikan adalah melakukan puasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ …

“Maukah aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai, …” (HR. Tirmidzi, hadits ini hasan shohih)

Puasa dalam hadits ini merupakan perisai bagi seorang muslim baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, puasa adalah perisai dari perbuatan-perbuatan maksiat, sedangkan di akhirat nanti adalah perisai dari api neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda dalam hadits Qudsi:

وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ

“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya.” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, untuk mendapatkan kecintaan Allah ta’ala, maka lakukanlah puasa sunnah setelah melakukan yang wajib. Di antara puasa sunnah yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam anjurkan setelah melakukan puasa wajib (puasa Ramadhan) adalah puasa enam hari di bulan Syawal.

Dianjurkan untuk Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Puasa ini mempunyai keutamaan yang sangat istimewa. Hal ini dapat dilihat dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Pada hadits ini terdapat dalil tegas tentang dianjurkannya puasa enam hari di bulan Syawal dan pendapat inilah yang dipilih oleh madzhab Syafi’i, Ahmad dan Abu Daud serta yang sependapat dengan mereka. Sedangkan Imam Malik dan Abu Hanifah menyatakan makruh. Namun pendapat mereka ini lemah karena bertentangan dengan hadits yang tegas ini. (Lihat Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 8/56)

Puasa Syawal, Puasa Seperti Setahun Penuh

Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)

“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].” (HR. Ibnu Majah dan dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil)

Orang yang melakukan satu kebaikan akan mendapatkan sepuluh kebaikan yang semisal. Puasa ramadhan adalah selama sebulan berarti akan semisal dengan puasa 10 bulan. Puasa syawal adalah enam hari berarti akan semisal dengan 60 hari yang sama dengan 2 bulan. Oleh karena itu, seseorang yang berpuasa ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan syawal akan mendapatkan puasa seperti setahun penuh. (Lihat Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 8/56 dan Syarh Riyadhus Sholihin, 3/465). Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat ini bagi umat Islam.

Monday, September 28, 2009

Sanah Helwah ya jamil...

Photo Albums at WiddlyTinks.com
Dedicated specially to the person in the picture

Jam dah menunjukkan pukul 1++. Patutnya dah berlalulah 28 Sept '09. By hook or by crook, ucapan ini perlu disampaikan merentasi laut china selatan dan laut mati ke bumi 'Urdun. Hopefully, it is still valid. Eidul milad, adikku... Thanks for being my best 'little' brother!

Oleh sebab dah termalu sendiri kerna terwish terlalu awal, jadi kakda decide nk jd org paling lmbt wish..heheh. Saje je letak gambar zaman2 muda usamah. sbb taktaula skrg dh camne ropenye yeh... makin tinggi ke makin melebar. haha..

Kakda doakan semoga usamah sntiasa diberikan kesihatan dan kekuatan dlm melaksanakan masuliyah sbg seorg abdillah, pelajar muslim dan da'ie ilallah. Dah genap umur 20 thn... jadilah sehebat usamah bin zaid..u have that quality, insya allah. Wish u best of luck.. Doakn kakda juga! Tahun depan balik raya Malaysia pulak... ^_^ Rugi kalu tak rasa tat blueberry cheese Umi. Sedap!! Sehingga menjilat jari kaki..He.
Salam sayang fr ur sis. Miz u a lot.

Saturday, August 22, 2009

Ramadhan mubarak!


Selamat menyambut Ramadhan, semuaa!...

“Every good deed of the son of Adam is multiplied in reward 10 to 700 times except for fasting, for it is for Me and I will grant the reward for it, he leaves his passion and his food for My sake. The fasting person has two moments of happiness: One moment when he ends his fasting for the day (Iftâr) and the other when he meets his Rabb (Cherisher and Sustainer)."

Aku berdoa, ya ALLAH bantulah aku memaknai tiap saat dlm Ramadhan kali ini...berikanlah aku semangat yang takkan sirna, ketaatan yang tiada putus, hati yang tunduk mulus, iman yang bersinar cemerlang...

Saturday, August 15, 2009

In memories....Hidup ini suatu ketentuan. Mati itu satu kepastian..


Huda...teman yg dirindui...


Sir Ghazali...

Bilamana nasyid 'pergi tak kembali' berkumandang di radio IKIM, liriknya cukup menyentuh hati...mcm betul2 ustaz asri nyanyi utk dirinya...Al-Fatihah buat Ustaz Asri Rabbani...Semoga ALLAH meletakkan beliau dalam golongan soleh dan mengampuni beliau, dan menjadikan segala sumbangan beliau dalam bidang dakwah nasyid sebagai 'ibadah bagi beliau. Moga juga ALLAH berikan kesabaran kepada keluarga dan sahabat handai yang ditinggalkan.


Antara bait-bait menarik tinggalan allahyarham buat renungan kita semua..

"Aku adalah pengejar syurga akhirat,bagiku dunia ini adalah tempat mempersiapkan segala sesuatu untuk meraih syurga akhirat;aku yakin bahawa syurga akhirat tidak akan pernah dapat aku raih kecuali aku boleh menikmati syurga dunia terlebih dahulu.Maka rumah dan keluargaku adalah syurga dunia paling indah buatku. Tempat kerja syurga dunia harianku. Tetangga, masyarakat,dan bangsa adalah syurga duniaku yang lebih luas.Ke manapun dan sampai bila-bila pun syurgaku selalu bersamaku..."

Indahnya hidup, jika akhirat menjadi tempat tujuan. Cemerlangnya hidup seorang muslim yang penuh motivasi. Gemilangnya hidup seorang manusia, jika mempunyai takwa. Terbilangnya hidup seorang insan, jika matinya mati syahid.

Pergi tak kembali. Tajuk lagu yang menyentuh. Namun bagi mereka yang syahid.. pemergian itulah yang dinanti. Pemergian yang sebenar-benarnya kembali. Kembali ke pangkuan sang Pencipta.

Ustaz Asri Ibrahim, pergi seminggu sebelum Ramadhan 1430H. Indahnya minggu kedua di alam kubur. Dengan rahmat dilimpah ruahkan, dengan azab diberhentikan.

Hari ke hari, semakin ramai teman ku berkahwin. Hari ke hari, semakin ramai teman kenalan taulan ku meninggal. Antara alam perkahwinan dan alam perkuburan. Antara suatu Sunnah Rasulullah dan sunnatullah. Antara dua malam pertama yang berbeza. Antara pilihan dan kepastian. Manusia datang dan pergi.

Hidup ini suatu ketentuan. Mati itu satu kepastian. Coraklah kehidupan kita supaya indahnya kematian kita. Masih ada waktu untuk kita menentukan cara kematian kita. Corakkanlah dari sekarang. Setiap amalan kita bergantung kepada pengakhiran dan penamat kita. Matilah dalam berusaha dan bekerja.

Bagaimana jika mati kita dalam keadaan baru bertukar dari nasyid kepada dunia muzik-muzik yang penuh angan-angan? Baru bertukar dari lelaki menjadi wanita? Kita semua mempunyai perjanjian yang pasti. Namun, kita jua yang menentukan janji baik atau janji buruk yang bakal kita terima nanti.

Wednesday, August 12, 2009

Tercipta dan rasakan...

MyEm0.Com

Semua yang telah diberikanNya seharusnya kita dapat mensyukurinya
Apa yang telah digariskan olehNya kita harus menerimanya
Apa yang telah dititipkanNya seharusnya kita bisa memeliharanya

Kadang apa yang kita dapatkan tidak sejalan apa yang kita inginkan
Apa yang kita banggakan tidak selamanya lekang dari harapan...
Apa yang bisa kita pertahankan tak bisa kekal selamanya.

Kehidupan dan berlalunya waktu selalu ada perubahan...
Semakin Tua dan renta adalah suatu kehidupan yang nyata.
Untuk itulah.... kita berada dalam kehidupan perputaran dunia.

Allah menciptakan manusia ada yang baik dan jahat...
dan Allah pun memberikan kita Akal, untuk dapat memahami erti dari kehidupan yang sebenarnya...

Ya Allah... Semoga Engkau perlihatkan kejelekan yang ada dalam diri kita....
agar kita sedar, bahawa perbuatan jelek itu tidak di sukai olehMu.

Sunday, August 09, 2009

Tatkala Ramadhan kembali hadir...

Fajar ramadan memercik cahaya di sebalik ufuk
membelah rekahan mentari dari barat ke timur
alhamdulillah ya rabbi!

Kelmarin sewaktu ia berpamit pergi
ku kira kita tak bakal bertemu lagi
panjang munajat syahduku berlagu
mohon agar diberikan waktu bersamanya lagi
dan kini aku benar-benar diberi kesempatan
menjelang bulan penuh barakah itu.....

Biarku dakap semilir wangi harum ramadan
dalam rancak membina ibadah
bahawa sesungguhnya tiada jalur waktu
paling baik selain diberi kesempatan umur
merancak masa dalam ibadah!

Ya Allah, dalam munajat yang panjang
hamba-mu menghampar rasa syukur
masih terus diberi ruang dan peluang
kesempatan untuk koreksi diri

Sesungguhnya fitrah manusia itu sering alpa
dalam limpah rahmat-mu yang melaut
acapkali lalai untuk mengucap syukur
ia seakan hanya ramah sewaktu tersungkur
batas tamsilannya umpama jarak pandang
antara bumi subur dan danau kontang....

Andai masih diberikan kurnia
ku panjatkan syukur buat-mu ya allah
pun begitu tatkala kau hantarkan bencana
ia juga tiada upaya aku menolaknya
kerana akulah insan ciptaan-mu
yang mesti akur dalam takdir bentangan ditentu

Namun dalam kudus fajar ramadan yang datang ini
ku pohon agar kau berilah barakah inayah
agar akulah hamba-mu yang sentiasa koreksi diri
supaya ganjaran pahala sentiasa melebihi gumpalan dosa!

Dan biarlah ramadan terus bertandang
dalam kampung usiaku yang kian dewasa....

Dalam sedar tak sedar... kurang dua minggu lagi Ramadhan akan kunjung hadir. Bulan yg menyediakan rahmat, ampunan, dan ribuan ganjaran dr Allah swt... Bulan untuk penyucian hati secara gratis gitu... semoga diri ini diberi kesempatan dan peluang utk meng'upgrade' diri. Apepun semua itu akan kembali pada diri kita bagaimana kita menggunakan setiap kesempatan yang ada. Lebih-lebih lagi sbg seorang student, banyak tugas dan tanggungjawab lain yang perlu kita pikul... Tapi kesibukan kita bukanlah alasan untuk kita mengurangi ibadah kita. Ayo, kita rebut kelebihan Ramadhan sebanyak-banyaknye!...


Ya Allah...rindunye pd Ramadhan...rindu nak bukak puasa ramai2 dgn sahabat2 macam dolu2... dan mesti rindu masakan umi nanti.huhu...



Friday, August 07, 2009

This is the end of my internal medicine posting...


Medicine posting for about 2 month, seems not enough to me... still wanna learn bout many things... still want to see and hear for more good signs... sayang nak tinggal kenanga 11, 12, dan 14... medicine posting very interesting! dah jatuh chenta ngn this posting. So, i might consider being as an "internist" as one of my interest for the time being...anyway let me try the other posting first...still,long way to gooo... this monday i'll start with the new posting, surgical...

About Internal Medicine...
Doctors of internal medicine focus on adult medicine and have had special study and training focusing on the prevention and treatment of adult diseases. At least three of their seven or more years of medical school and postgraduate training are dedicated to learn how to prevent, diagnose, and treat diseases that affect adults. Internists are sometimes referred to as the "doctor's doctor," because they are often called upon to act as consultants to other physicians to help solve puzzling diagnostic problems.

What's an "internist"?...
Simply put, internists are Doctors of Internal Medicine. Doctors for Adults. But you may see them referred to by several terms, including "internists," "general internists" and "doctors of internal medicine." But don't mistake them with "interns," who are doctors in their first year of residency training. Although internists may act as primary care physicians, they are not "family physicians," "family practitioners," or "general practitioners," whose training is not solely concentrated on adults and may include surgery, obstetrics and pediatrics.

psst...boleh tak nak jd cam dr anilah?...tp sy tak secomel dr anilah lah....he

Thursday, August 06, 2009

Bila hati terjatuh cinta...

Pernah orang tanya saya, "Pernah jatuh cinta tak?"
Sy senyum... "Ntahle, sy pun tak taktau, jatuh longkang pernahla..." :) tak menjawab soalan betul.
Dia tanya lg, "Pernah bercinta tak?"
"Ehm..tak."
"Kenapa? Tak berani mencuba? Kita kena belajar dr pengalaman..."
"Ntah, takde masa..." Malas nak bertingkah lg...

Kisah di bawah cukup menarik...Mgkin boleh jd persiapan jawapan utk persoalan org yg suka bertanya spt di atas... Juga buat rujukan utk diri ini dan semua... Mari hayati..

Pilihan hati

Saya bertanya kepada emak, “mana satu pilihan hati, orang yang sayangkan kita atau yang kita sayang? ”

Mak jawab, “dua-dua bukan..”

Saya tercengang..Mak mengukir senyuman.
“Pilihan hati mak adalah yang sayangkan kita kerana Allah..” Saya menarik nafas dalam-dalam.

“Macam mana nak tau orang tu sayang kita kerana apa?” Mak diam sekejap berfikir dan kemudian tersenyum. Rasanya mak dapat menduga apa yang sedang bermain dalam hati anak perempuannya. Mana mungkin saya mampu menyorokkan rahsia hati dari mak sedangkan sekilas saya pun mak mampu membacanya.

“Yang paling tahu hanya Allah..” mak merenung dalam-dalam wajah anaknya. “Kerana hanya Allah mampu membaca hati hambaNya.. ” mak menyusun ayat-ayatnya.

“Dan keikhlasan kerana Allah itu akan terserlah keberkatannya tanpa perlu sengaja ditonjolkan oleh seseorang tu..”

Saya memintas, “Tak faham..”

Mak menyambung “Cinta di dalam jalan Allah.. Bertemu kerana sama-sama mencari redha Allah..”
Mak menyambung lagi, “begini, setiap insan yang bergelar manusia telah Allah ciptakan berpasang-pasangan. Rasa ingin dikasihi antara seorang suami dan isteri suatu fitrah. Automatik boleh ada daya tarikan magnet tu..”

Wajah saya merah, sedikit cemas jika mak dapat mengesan gelora jiwa muda ini.. Mak menyambung

“Setiap manusia telah Allah tetapkan rezeki,jodoh dan maut sejak azali lagi..Persoalannya ialah.. Siapakah jodohnya itu?” mak berhenti seketika. Saya tunduk malu, cuba menyorokkan rasa panas di pipi. Emak buat-buat tidak nampak.

Secret Admire

“Kakak, mak dulu masa besar ada secret admire.. Rajin betul dia hantar surat..Masa tu mak dah tahu yang bercinta sebelum kahwin ni tak halal..Dan masa tu mak tekad tak mahu layan sebab mak takut arwah tokwan kena seksa dalam kubur.. Mak sedar mak anak yatim, anak orang miskin, adik beradik ramai.. Mak nak belajar sungguh-sungguh.. Lama budak tu tunggu mak.. Akhirnya mak bagi kata putus, mak hanya akan membalas cinta dia jika dia sah suami mak.. Dan dia memang bukan jodoh mak, maka tak pernah dia menerima balasan cinta tu.” Mak merenung jauh. Saya merapatkan badan kepada emak, semakin berminat dengan kisah lama mak..

“Mak memang tak ada perasaan lansung pada dia ke?” saya menyoal sambil memandang tajam wajah mak. Emak ketawa kecil. “Walaupun mungkin ada, mak tak pernah bagi peluang pada diri mak untuk mengisytiharkan perasaan tu.. Mak takut pada Allah. Mak bukan seperti rakan sebaya mak yang lain.. Mak, seperti kakak..” mak memandang saya sambil memegang pipi dan dagu saya. Kemudian tangannya mengusap rambut di kepala saya.

“Mak anak ustaz ustazah.. Tapi zaman tu ustaz ustazah nya masih berkebaya pendek dan ketat. Tok wan mak kiyai. Mungkin berkat doa keturunan sebelum ni yang soleh-soleh, hati mak tertarik sangat pada agama walaupun tiada sesiapa yang mendorong.. Bila di sekolah, mak pelajar pertama yang bertudung.. Mak membawa imej agama. Kawan-kawan dan cikgu-cikgu panggil mak dengan gelaran mak Aji.. Sebab zaman tu hujung 70an dan awal 80an tak ramai lagi yang bertudung betul menutup auratnya..Zaman tudung nipis dan nampak jambul. Kemudian kawan-kawan mak sikit-sikit ikut bertudung. Akhirnya kami semua dipanggil di perhimpunan. Kami dimarah guru besar kerana bertudung sedangkan ustazah kami bertudung tapi nampak jambulnya..” emak melemparkan pandangan ke lantai.

“Selepas tu ustazah jumpa kami secara persendirian. Ustazah kata dia tak mampu nak pakai seperti kami. Dia suruh kami teruskan..” sambung emak. Ada getar di hujung suara emak. Kisah silam perjuangan emak di sekolah dahulu sikit-sikit emak ceritakan pada saya. Itulah juga salah satu inspirasi kepada saya untuk bangkit semula setiap kali terjatuh ketika berjuang di sekolah dulu.

“Mungkin kerana personaliti mak, mak menjadi tempat rujukan kawan-kawan mak.. Jadi, bila mak nak ambil sesuatu tindakan, mak kena fikir betul-betul sama ada tindakan mak tu akan menyebabkan Allah marah atau tidak. Mak ayah berdosa tak? Dan maruah pembawa agama terjejas tak? Kalau mak membalas cinta si lelaki tadi, bermakna mak sedang menconteng arang di muka-muka pembawa-pembawa agama. Orang akan pandang serong terhadap orang yang bertudung sedangkan kesilapan tu hanya seorang dua yang buat. Besar fitnah akan timbul apabila orang-orang agama mengambil ringan batas syariat duhai anak..” mak menelan air liurnya. Saya diam. Fikiran saya sedang cuba memahami maksud mak saya.
Adakah ia suatu diskriminasi?

“Kakak.. Jatuh cinta perkara biasa. Apabila kita jatuh cinta pada seseorang, itu tandanya ada sesuatu keistimewaan pada seseorang tu. Apatah lagi orang yang kita jatuh cinta tu di atas jalan dakwah ni..Tetapi kita kena ingat.. Kita tak akan dikahwinkan dengan seseorang atas sebab jatuh cinta atau saling cinta mencintai.. Bercouple mungkin.. Tetapi bukan berkahwin.. Kerana kita berkahwin dengan jodoh kita, jodoh yang Allah dah tetapkan sejak azali.. Dan tak mustahil orang yang kita paling benci itulah jodoh kita yang kita akan dikahwinkan dengannya..”

Tiba-tiba air mata saya mengalir. Argh! Ego saya kalah bila mendengar hujah emak. Emak meneruskan,
“Allah itu Maha Adil.. Dia tak pernah menzalimi hambaNya..Sesungguhnya, yang selalu menzalimi hambaNya ialah diri hamba tu sendiri.. Sebabnya hamba tu degil. Dia mahukan yang bukan haknya, yang bukan milik dia. Mencintai seseorang tidak semestinya memilikinya.
Dalam Islam, kita dah diajar untuk saling mencintai antara satu sama lain seperti diri sendiri.. Jadi apabila kita mencintai saudara perempuan, kita bebas peluk dia. Tetapi bila dengan lelaki, kita ada batas-batasnya. Orang kafir kata batas-batas ini suatu diskriminasi, tetapi sebenarnya batas-batas syariat itulah yang memelihara kehormatan seorang lelaki dan seorang perempuan. Cuba kakak renungkan, kita mengenali seorang insan yang amat baik, sempurna agamanya dan rajin. Lalu kita jatuh hati padanya. Ditakdirkan jodohnya dengan insan lain, kita pula dengan yang lain.. Tetapi itu tidak bermakna ukhwah antara kita dan dia terputus.. Kita dan dia sama-sama mencari redha Allah.. Kita dan dia masih boleh sama-sama bekerjasama untuk mencari redha Allah.. Perbezaannya, dia halal untuk isterinya sedangkan untuk kita, dia tetap lelaki ajnabi seperti yang awalnya.” emak berhenti seketika..

Bukan luar biasa

Tentu kering tekak emak menerangkan kepada saya persoalan hati ini. “Kakak.. jadi di sini mak nak kakak faham, jatuh cinta bukan perkara luar biasa.Dan berkahwin pun bukan suatu jaminan untuk tak jatuh cinta pada lelaki lain.. Kerana itulah ramai isteri yang curang, suami yang curang.. Ada orang tukar pasangan macam tukar baju. Apa yang penting ialah kita kena perjelaskan pada diri kita supaya setiap kali kita jatuh cinta, jatuh cinta itu kerana kita jatuh cinta kepada Pencipta dia. Kita bagi tau pada diri kita berulang kali yang kita mencintai Allah, kerana itu kita mencintai si dia. Letakkan Allah sebagai sempadan hati kita, segala perkara yang kita cintai dan sayangi termasuk mak abah adalah kerana mencintai Allah.. Dan apabila kita membenci seseorang atau sesuatu, beri tahu pada diri sendiri berulangkali yang kita benci sekian-sekian hal kerana Allah semata-mata.. ”

“Kakak.. Hati kita ni walaupun dalam dada kita sendiri, ia tetap bukan milik kita. Kita tak mampu untuk mengawalnya.. Hanya Allah yang boleh memegangnya.. Sebab tu kita kena dekatkan diri dengan Allah.. Sebab kita nak dia pegang kukuh-kukuh hati kita. Bila dia pelihara dan masuk dalam hati kita, itulah nikmat lazatnya bercinta. Masa tu biarpun satu dunia menyakiti kita, kita tak rasa sakit sebab kita asyik dengan nikmat bercinta dengan Allah..Bercinta dengan Allah sangat berbeza dari bercinta dengan manusia. Kerana tentulah pegalaman bercinta dengan lelaki kaya,rupawan, sempurna dan bijaksana tak sama rasanya bercinta dengan lelaki miskin, hodoh,cacat dan dungu.. Betapa nikmatnya cinta Allah, hanya mereka yang pernah merasai sahaja yang mampu mengerti. ”

Redha

“Kakak.. Walau siapapun jodoh yang Allah hantarkan untuk kakak, terimalah dengan hati yang redha.. Tak mustahil dia adalah orang yang kita benci. Kalau yang kakak sayang, tak jadi hal lah.. Tapi kalau dapat yang kakak tak nak, lantaran kelemahan yang ada pada dia, ingatlah bahawa dalam diri setiap insan telah Allah ciptakan dengan kelebihan masing-masing. Dan mungkin kakak ada kekuatan yang dapat mengubah si lelaki tadi supaya hidup dia bermakna dan mungkin kakak sahaja yang mampu mencungkil kelebihan yang ada pada dia.. Mungkin juga si lelaki ini ada sesuatu kelebihan yang kakak sangat-sangat perlukan yang satu dunia tak mampu bagi pada kakak.. Alangkah bertuahnya kakak kalau kakak mengerti setiap pemberian Allah dan belajar untuk bersyukur.. ” Sekali lagi berjuraian air mata saya turun. Terasa lemah lutut hendak berdiri.

Emak menarik tubuh saya dan memeluk erat. Pelukan emak sangat-sangat kuat. “Emak dah didik anak emak dari belum lahir untuk mencintai Allah.. Sekarang emak serahkan anak emak yang mak sayang sangat ni pada Allah untuk Dia pelihara..” Emak mengakhiri kata-katanya dengan suara sebak dan air mata yang mengalir ke bahu saya.

Copy paste from:
http://mujahadah.wordpress.com

Saturday, August 01, 2009

Mujur tuhan masih sayang...

I've got into accident! Trauma pn tak abih ilang lg nih...ujian tuhan buat insan yg teralpa...

Imbas kembali sabtu pg...

Syok betul bila umi abah tiba2 bg kebenaran balik johor drive sendiri... seronok sbb terasa diberi kepercayaan. Tp dlm hati takut jgk sbb balik sesorg...takde sape2 ke nk teman...huhu... Tp sbb nk mnjd iron woman, jd beranikan diri jgk balik...heheh...urgent pnye pasal...
Kalau dh smpai jb nnt bolehla bersohor dgn along n adik2 (hati yg jahil ni berdetik)...

Pagi tu sekitar kul 9.30, langit mendung, hujan renyai-renyai, spt hujan rahmat menyambut kepulanganku :) (Perasan) Jalan pulang ke JB mmg senang. straigth je... tak banyak selekoh tajam mcm pg temerloh. ni buat aku jd lebih berani... tiang had laju 110km/j kt tepi jln tu aku pandang sebelah mata je.. kereta viva kecik ni makin lama makin laju. tunggu masa nk terbang jek. Tp tak terasa kelajuannye sbb dh tenggelam dlm 'darah muda'... Nak pecut lg ada. bila jeling speed kereta, ya allah, dh 120 lebiy ni...dekat 140... emm, macam tak biasa pulak... :D Degil..so, the speed maintain...

Baru sejam perjalanan. Memangla malang itu tidak berbau...kedegilanku menurunkan halaju kereta dlm hujan dan jalan yg licin akhirnya membawa padah... dek kerana langit yg mendung dan hujan renyai2 tu, ble makin hampir dgn kereta depan, baru aku perasan, suddenly it moves very slow... almost to stop. Quickly, i step on the brake pedal! tp... nape kereta ni stil meluncur laju!... oh, my god!... brake tak makan ke? plz don't be panicked, khalida...
adrenaline burst out and sympathetic nerve was stimulated!..

i was in the middle line and kereta depan dh makin rapat. jd ble nmpak kosong je sebelah kanan, i pushed the signal and turn my stereng to the right... tp... stereng tu melibas balik ke kiri... terasa mcm keretaku dh nak melayang dan terbalik... terasa mcm bayangan maut tbe2 lalu depan mata. seram sejuk.. air peluh bercucuran macam air terjun niagara walaupun dalam kesejukan aircond kereta... beserta doa tak putus2 aku putar lg stereng dgn kuat ke sebelah kanan dan brake... trus melanggar pagar tengah lebuhraya...kereta terhenti tp enjin tak mati...

Tangan dan lututku terasa terketar-ketar. Rasanya kalau ambil pisau toreh muka ni, mesti takde darah keluar. Pucat lesi tak berdarah... Hati berbaur perasaan cemas dan takut. Ketakutan yang aku sendiri tak dapat tafsirkan. Istighfar dan kalimah Allah berulang-ulang kali meniti di bibir dan hatiku. Baru aku sedar tak jauh dari kereta, di sudut kiri hadapanku... sebuah kereta yg tak dapat aku pastikan jenisnya terbalik dgn kaca yang bertaburan di atas jalan raya. Patutla kereta depanku tadi berhenti... Apa jadi pada pemandu dan penumpang kereta tu? Ntahla, tak sempat nk pastikn...dah tgh cuak sgt... tp nampak gaya macam bukan setakat cedera ringan...astaghfirullahaladzim... 1km dr tempat kejadian... perlahan2 aku masuk ke hentian ayer keroh. berehat utk menenangkan diri dan mencari kekuatan utk teruskan perjalanan. setengah jam di situ tanpa buat apa2... tak berani telefon rumah sbb takut umi abah risau... dan takut kena marah...

Despite of what have happened to me, aku masih sangat2 bersyukur krn..
- Allah still spare my life...dan sy masih sihat dan boleh bawa kereta lagi...
- sy tak melanggar atau dilanggar kereta lain... kalu tak masalah takkan terhenti setakat di ayer keroh...tp mgkin... lebih jauh...
- kereta cuma kemek sedikit tp takde masalah besar lain yg timbul
- Abah tak marah?! terima kasih, abah. da hargai nasihat dan ketenangan abah terima keadaan kereta yg tak sama mcm mula2.^_^ i won't forget it for ever...
-sy dpt pengajaran dan pengalaman cukup berharga sekali...

Mungkin apa yang terjadi sbg satu peringatan buat diri ini... bila mana terdetik perasaan yg tak sepatutnya ada... terasa hebat, terlalu gembira, degil tak bertempat, terlalu yakin bhw jalan lurus takkn mengundang apa2 kecelakaan (sedangkn yg menentukan sesuatu itu Allah bukan jaln yg lurus)... maka Allah datangkn ujian utk perasaan2 itu...semoga dapat diambil iktibar dan pengajaran...

Kepada teman2 semua... berhati-hatilah di jalan raya. Usah terlalu yakin dgn kecekapan sendiri, krn cekap itu pun kurniaan Allah. Dia bisa menariknya semula... Kalu bawa kereta kecil spt kereta sy ^_^ (viva, atau kancil, myvi dn yg sewaktu dgnnya.), jgn bawa terlalu laju yeh terutamanya dlm hujan... mereka mudah hilang keseimbangan... Patuhilah undang2 jln raya, heheh...


Saturday, July 25, 2009

Warna-warni dunia...

Warna-warna dunia...
dari mana asalnya?
di manakah sumbernya?
mungkin lestari kuasa,
mungkin wanita, pangkat dan harta.

Warna-warna dunia...
apakah kesalahannya?
di manakah silapnya?
bukankah ia dipimpin manusia?
apa masih belum sempurna?

Warna-warna dunia...
hakikatnya indah menawan
ibarat cinta sang perawan,
mungkin sekali insan tak ketahuan,
pokok pangkal kalimah keindahan.

Warna-warna dunia...
lestari apabila sujud,
bila diri bebas bersama RABB,
tika hati mendamai ta'abbud,
memadai dengan diri yang meratap.

Warna-warna dunia...
mari kita cerahkan kembali,
selepas berabad ia pudar menyepi,
dengan berus-berus buatan ILAHI,
dengan warna-warna sunnah Nabi...



Sunday, July 19, 2009

Within every soul there is a rose

Went to visit my friend's blog, then i found something inspirational. So, i take it so that i can share it with you all, guys! Thanks to Humayra. Sorry for taking it in advance b4 getting the permission.

A man planted a rose and watered it faithfully, and before it blossomed, he examined it. He saw the bud that would soon blossom and also the thorns. And he thought, "How can any beautiful flower come from a plant burdened with so many sharp thorns?" Saddened by this thought, he neglected to water the rose, and before it was ready to bloom, it died.

So it is with many people. Within every soul there is a rose. God like qualities planted in us at birth growing amid the thorns of our faults. Many of us look at ourselves and see only the thorns, the defects. We despair, thinking that nothing good can possibly come from us.

We neglect to water the good within us, and eventually it dies. We never realize our potential. Some people do not see the rose within themselves; someone else must show it to them.

One of the greatest gifts a person can possess is to be able to reach past the thorns and find the rose within others. This is the characteristic of love, to look at a person,and knowing his faults, recognize the nobility in his soul, and help him realize that he can overcome his faults. If we show him the rose, he will conquer the thorns. Then will he blossom, blooming forth thirty, sixty, a hundred-fold as it is given to him.

Our duty in this world is to HELP others by SHOWING THEM THEIR ROSES and not their thorns. Only then can we achieve the love we should feel for each other; only then can we bloom in our own garden.

Saturday, July 11, 2009

1st penning in Temerloh...



This is my first penning since i took a step in Temerloh...That's a little late of overstatement. Oh, well! This pass few days have been seeing that internet was too slow...hardly to be online... i'm so grateful if once i can be online. Dah lame rasanya tak menulis.. By the way, I'm happy here in Temerloh walaupun Temerloh ni bandar yang agak sunyi. Kalu sunyi, boleh pergi ke hospital menyendeng dgn doktor2 atau patient di sana, ataupun ke pekan, shopping.Heheh. Tapi kalau hati yang sunyi dan kosong...perlu dicari pengisian hati dan jiwa ni...

Suatu hari pulang dr hospital kepenatan, tangan menekan 'on' pd remote control TV. Terpampang siaran Al-kuliyyah...Bagus ni...Antara pesanan Ustaz Zahazan that still remain in my mind...sy kongsikan di sini:

Bagaimana mahu dekat dengan Allah atau rasa Allah dekat dengan kita?

-->Banyakkanlah solah. Tunaikan yang wajib dan banyakkan yang sunat. Yang sunat itu walaupun sikit tp jika dilakukan dgn istiqamah, itu lbih baik drpd yang banyak tapi tdk istiqamah...

Bagaimana mahu Allah berkata2 dgn kita?

-->Banyakkanlah membaca Al-quran. Penyegar jiwa, pemberi semangat dan penenang hati...

Tiga perkara yang boleh menutup hati:

1) Terlalu sedih dengan musibah yang menimpa.

Terlalu mengikut perasaan sedih itu sehingga menyekat akal utk meraih hikmah ia berlaku... sedih sampai sume kerja pun tak mampu buat.

2) Terlalu mengharapkan pujian.

Bila dpt pujian, kerja jalan...bila tak dpt pujian pulak, satu kerja pun tak jalan..

3) Terlalu cintakan dunia sampai lupa pada akhirat.


Allah with us!


Thursday, July 02, 2009

Laskar Pelangi


Out of 5 stars, sy akan bagi rating 4 1/2 stars utk cerita ni... Cerita ni sgt best! An Indonesian movie adapted from a novel karya Andrea Hirata. Cite yg sangat menginspirasikan...

Kisah 10 students yg bersemangat meneruskan kewujudan sebuah skolah agama miskin di Belitung, SD Muhamadiyyah. With only 3 teachers, but towards the end only one left..Bu Muslimah...(one died, other moved to the other skool). Mcm2 mreka tempuh utk menaikkan nama sekolah mereka, satu-satunya sekolah yg masih mengekalkan penerapan nilai2 agama di Belitong.

Citer ni lebih tertumpu kpd watak Lintang (anak pesisir),Ikal, dan Mahar. Ketiga-tiga mempunyai kehebatan masing2. Lintang bijak kira2, ikal pandai sastera, mahar plak pndai muzik..

briefly, cite ni told us that appreciate apa yg kita ada coz it myb xde pd org lain..

paling penting, semangat belaja should never fade!

Hidup ini perlu banyak memberi, bukan sekadar menerima..bru hidup lbih bermakna.

Kalau nk cerite sinopsis,panjang sgt! better sahabat2 sekalian tonton sendiri.. lagi feeling gitu!

This movie good for those who suddenly feel loss of motivation in their studies or in achieving their dream. And when our minds begin to questioning our capabilities... Don't forget to watch it!




Saturday, June 27, 2009

Sabar...mendidik kita cerdas dalam merasa, bersyukur, dan memaknai hidup...

"There's a story behind everything. How a picture got on a wall. How a scar got on your face. How a song got on the radio. How a ring got on a necklace. Sometimes the stories are simple. Sometimes they are hard and heartbreaking."

Dia tersenyum bahagia...
tapi hatinya menyimpan 1001 perasaan...

Waktu mula jumpa makcik ni, kami fikir: “Mesti makcik ni tak tau cakap malay kan...”

Jadi, apalagi...kawan saya, Faridah yang muka macam anak cina jugak, mula ‘icebreaking’ dgn makcik ni by speaking chinese...


“Auntie, hong mou?...(Makcik, ok ke?...) dan ada lagi yg tak sempat sy tangkap...

“Hou...” (Bagus...) ...bla..bla...bla...tak faham sih apa maksudnya..

.

Saya pilih untuk jd pemerhati saja dulu...Mau cuba belajar...

Bla Faridah tanya nama makcik, tiba-tiba2 makcik tu kata:

“Sebenarnya, nama cina makcik...(sori, sy terlupa)... nama Islam makcik, Maimunah...”

Aduss! Makcik ni fasih sekali cakap melayu rupanya. Dan juga chinese muslim! Alhamdulillah. Kami semua pandang2...tersenyum-senyum malu... Tersilap judge orang nampaknya...


Makcik ni tenang aje dan mukanya sentiasa senyum...Bila dia senyum, matanya mengecil. Akhirnya tinggal segaris...Senyumnya panjang, tampak jelas nasolabial fold... Sweet. Comel btul makcik ni. Teringat pada nenek saya di kampung...Since that, kami panggil makcik ni, ‘makcik comel’ tapi hanya di kalangan kami.



Bila kami ramai2 disuruh mendengar ‘crepitation’ kat lung dia, makcik kata... “Boleh, apa salahnya, tak luak ape pun.” Walaupun kami kacau dia yg baru saja nak menghadap buah tembikai potong... serba-salah juga kami ketika itu, katanya: “Boleh2, buah tu tak lari pun...” Cooperative betul makcik ni...bukan senang nak jumpa patient camni..


Makcik Maimunah: "Hensem jugak makcik ye..."


Apa yang menarik tentang makcik ni...kisah hidupnya... Sejak dia mula memeluk Islam pd umur 17 tahun, dia dibuang keluarga...tapi dia kuat, teguh... not even once turning back! Kemudian, ujian demi ujian dalam kehidupan dia hadapi...Pesanan buat anak sulung makcik walaupun mungkin ia takkan pernah sampai... lawatlah makcik bila berkesempatan, sebelum kesempatan tu hilang... Dia sangat rindu pada kamu. Makcik Maimunah cukup positif dengan hidup, sangat tabah dan sabar...


Semalam sewaktu online, terbaca post terlatest di blog allahyarham Ammar, nukilan Ummu Ammar sendiri. Terharu sekali. Dapat saya rasai ketabahan ummu Ammar dan keluarganya meredhai pemergian Ammar.


Ammar...Ummu Ammar...


Mungkin kalau saya yang berada di tempat makcik Maimunah atau makcik Siti Fatimah (Ummu Ammar), saya mungkin akan pernah mempertanyakan keadilan kepada Sang Pencipta. Bertanya kenapa semua itu bisa terjadi pada saya...Tapi mereka ini, tak mengeluh begitu. Mungkin mereka pun menyedari, bahwa tidak hanya mereka yang mengalami ujian yang demikian. Bahkan masih ada orang yang mendapatkan ujian jauh lebih sulit daripada yang mereka hadapi.


Jadi, sahabat2ku...Kita harus sentiasa menyedari bahwa ujian Allah datang kerana Dia begitu menyayangi kita, tidak melupakan kita.. Kita harus merasa begitu special kerana Allah SWT mahu membentuk kita dengan ujian-ujian itu agar kita senantiasa menjadi muslim yang tegar, dan muslimah yang cantik dan tangguh dalam menghadapi roda-roda kehidupan yang seringkali tak bersahabat. Setiap ujian jika bersabar dan diambil peluang itu untuk memahami hikmah tersimpan di sebaliknya, pasti akan menjadikan seseorang itu begitu cerdas dalam merasa, bersyukur, dan memaknai hidup, karena ia pernah merasakan perit kesakitan yang berhujung pada bahagia apabila ujian itu berjaya diharungi. Kala itu, kita akan seolah merasa bahwa ketika tak ada satupun orang di samping kita untuk menemani kita ternyata Allah ingin agar Dia saja yang menjadi tempat berlabuh bagi kita. Dan jika kita mencuba untuk memahami semua itu, pasti satu persatu Allah membuka hikmah dan kenikmatan bagi kita. Insya allah.....


Semoga kita sama-sama dapat merasakan nikmatnya menjadikan sabar sebagai tonggak perjalanan dalam hidup. Karena Allah pun telah menjanjikannya dalam firman-firmanNya yang Maha Agung.


“Dan, di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah kapal-kapal (yang berlayar) di laut seperti gunung-gunung. Jikalau Dia menghendaki, Dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan)-Nya bagi setiap orang yang bersabar dan banyak bersyukur" (Asy-Syura : 32-33).


”Dan, orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orangorang yang bertaqwa" (Al-Baqarah : 177).


“Dan, Allah mencintai orang-orang yang sabar" (Ali Imran : 146).


“Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan" (An-Nahl : 96).


“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas" (Az-Zumar : 10).


“Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan): 'Salamun 'alaikum bima shabartum'. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu" (Ar-Ra'd : 23-24).


Di dalam goresan-goresan kalamNya, Allah senantiasa memuji, mencintai, dan menjanjikan kebaikan kepada para Ash-Shabirin (orang-orang yang bersabar) hingga masa pulangnya nanti. Sungguh, betapa mulia orang-orang yang pandai dalam bersabar dan menjadikan sabar sebagai penerang dalam jiwanya. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang berada di dalamnya, amin.